Perhitungan koefisien resistensi hidrolik gesekan pipa
Seperti diketahui, resistensi hidrolik bergantung pada beberapa faktor, salah satunya adalah gesekan. Gesekan muncul sebagai hasil dari kontak media yang dipompa melalui pipa dan permukaan dalamnya, yang biasanya memiliki kekasaran dan ketidakteraturan. Kontak ini menyebabkan semacam gesekan, yang pada akhirnya menyebabkan efek pengereman. Oleh karena itu, perlu untuk menghitung kerugian yang terkait dengan gesekan. Ini dapat dihitung menggunakan kalkulator atau dengan melakukan perhitungan manual menggunakan rumus.
Laju aliran cairan | ||
Koefisien viskositas kinematik ( untuk air pada temp. 100C = 1,3, 200C = 1) |
||
Diameter pipa | ||
Panjang pipa | ||
Densitas cairan | ||
Koefisien kekasaran dinding pipa | ||
| ||
Rezim aliran | ||
Kecepatan aliran cairan dalam pipa, m/c | ||
Angka Reynolds (Re) | ||
Koefisien gesekan (λ) | ||
Koefisien resistensi hidrolik (ξ) | ||
Kehilangan tekanan (Δp), Pa |
Untuk penggunaan mandiri, rumus berikut digunakan:
Ht – kehilangan;
[w2/(2g)] – kepala kecepatan;
λ – koefisien gesekan;
l – panjang pipa;
de – diameter ekivalen;
w – kecepatan;
g – percepatan jatuh.